Polisi Simulasi Pengamanan Mujahadah Kubro NU Jelang Kedatangan Prabowo

Polresta Malang Kota menggelar Tactical Floor Game (TFG) simulasi pengamanan Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Stadion Gajayana pada 7-8 Februari 2026, antisipasi kehadiran Presiden Prabowo Subianto dengan 4.000 personel gabungan.

Detail Simulasi dan Penempatan

TFG di Ballroom Sanika Satyawada dipimpin Kapolresta Kombes Putu Kholis Aryana dan Kabag Ops Kompol Wiwin Rusli, petakan tugas: sterilisasi lokasi, drop zone, alur jamaah, patroli terbuka-tertutup, plus 8 posko (7 pengamanan, 1 pelayanan).
Di Jawa11, skema ini standar VIP protection, tapi krusial koordinasi lintas instansi—TNI, Satpol PP, Dishub, Ansor, Banser, medis—agar tak chaos seperti simulasi gagal sebelumnya.
Personel prediksi massa 50-80 ribu, imbau hindari Jalan Ijen-Simpang Balapan demi kelancaran.

Konteks Acara dan Potensi Risiko

Mujahadah Kubro rayakan 100 tahun NU, Prabowo hadir perkuat image inklusif pasca-pilpres; pengamanan maksimal cegah gangguan sekuler-radikal, meski Malang aman historis.
Kritik konstruktif: 4.000 personel megah, tapi efektivitas ukur dari nol insiden bukan jumlah—fokus intelijen cyber cegah hoaks provokasi, bukan parade seragam semata.
Rekayasa lalu lintas vital, tapi warga urban rawan macet parah tanpa apps real-time seperti Jakarta demo.

Dampak dan Evaluasi

Simulasi pastikan layanan jamaah optimal, tapi rawan over-sekuriti hambat spontanitas doa bersama; sukses tergantung preemptive bukan reaktif post-demo.
Prabowo ke NU event sinyal politik 2027, tapi Polri prioritas netralitas—tanpa metrik transparan seperti CCTV audit, rutinitas ini rentan jadi formalitas.
Acara jadi ujian pengamanan massal era Prabowo, replikasi model jika nol friksi.

Pantau dinamika politik Asia di CNN atau kembali ke Beranda.